Laporan Tahunan 2024

The original consolidated financial statements included herein are in the Indonesian language. PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2024 and for the Year Then Ended (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated) 271 31. EKUITAS (lanjutan) 31. EQUITY (continued) b. Tambahan Modal Disetor (lanjutan) b. Additional Paid-in Capital (continued) Rincian tambahan modal disetor adalah sebagai berikut (lanjutan): The details of additional paid-in capital are as follows (continued): Kehilangan pengendalian atas entitas anak (BRIS) (lanjutan) Loss of control over the subsidiary (BRIS) (continued) Oleh karena itu, transaksi tersebut diperlakukan berdasarkan metode penyatuan kepemilikan sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) No. 338 “Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali”. Therefore, the transaction is treated based on the combined interest method in accordance with Statement of Financial Accounting Standards (“SFAS”) No. 338, “Business Combination of Entities Under Common Control”. Perbedaan antara jumlah tercatat investasi sebelumnya dan jumlah tercatat investasi yang diperoleh dari transaksi ini dicatat dalam akun “Tambahan Modal Disetor” pada bagian ekuitas, dengan rincian sebagai berikut: The difference between the carrying amount of the previous investment and the carrying amount of the investment obtained from this transaction is recorded in the “Additional Paid-in Capital” account in the equity section, with details as follows: Jumlah tercatat Jumlah tercatat investasi investasi sebelumnya/ akibat merger/ Tambahan modal Carrying amount Carrying amount disetor/ of previous of investment Additional investment due to merger paid-in capital Kepemilikan BRI atas BSI 2.981.172 3.546.381 565.209 BRI ownership of BSI Penerbitan Saham Baru Additional Capital for PMHMETD transactions Sesuai dengan RUPS Luar Biasa pada tanggal 22 Juli 2021, seperti yang telah diungkapkan dalam Akta No. 61 Notaris Fathiah Helmi, S.H., pemegang saham menyetujui BRI menerbitkan saham baru dalam rangka penambahan modal melalui mekanisme Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (PMHMETD I). In accordance with the Extraordinary General Meeting of Shareholders on July 22, 2021, as disclosed in the Deed No. 61 of Notary Fathiah Helmi, S.H., the shareholders approved the company issues new shares in connection with the issuance of Additional Capital with Preemptive Rights I (PMHMETD I) mechanism. PMHMETD I tersebut telah memperoleh Pernyataan Efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) pada tanggal 30 Agustus 2021. Pemerintah Republik Indonesia, selaku pemegang saham pengendali Perseroan mengambil bagian atas seluruh Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) yang menjadi haknya dengan melakukanInbreng atas saham milik Pemerintah pada Pegadaian dan PNM kepada BRI adalah sebagai berikut: Additional Capital with Preemptive Rights I has received an effective statement from the Financial Services Authority ("OJK") on August 30, 2021. The Government of the Republic of Indonesia, as the controlling shareholder of the Company, takes part to all Preemptive Rights to which it is entitled by conducting Inbreng on shares owned by the Government's shares in Pegadaian and PNM to BRI as follows: a. 6.249.999 saham Seri B atau mewakili 99,99% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh dalam Pegadaian; b. 3.799.999 saham Seri B atau mewakili 99,99% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh dalam PNM. a. 6,249,999 Series B shares or representing 99.99% of the issued and fully paid capital in Pegadaian; b. 3,799,999 Series B shares or representing 99.99% of the issued and fully paid capital in PNM.

RkJQdWJsaXNoZXIy NTM2MDQ5