The original consolidated financial statements included herein are in the Indonesian language. PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2024 and for the Year Then Ended (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated) 272 31. EKUITAS (lanjutan) 31. EQUITY (continued) b. Tambahan Modal Disetor (lanjutan) b. Additional Paid-in Capital (continued) Rincian tambahan modal disetor adalah sebagai berikut (lanjutan): The details of additional paid-in capital are as follows (continued): Penerbitan Saham Baru (lanjutan) Additional Capital for PMHMETD transactions (continued) Transaksi inbreng tersebut sesuai Akta Pengalihan Hak Atas Saham Republik Indonesia atas Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pegadaian, Perusahaan Perseroan (Persero) PT Permodalan Nasional Madani untuk dan dalam rangka Penambahan Penyertaan Negara Republik Indonesia Dalam Penyertaan Modal Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bank Rakyat Indonesia Tbk No. 13 tanggal 13 September 2021, Notaris Fathiah Helmi, S.H., atas Transaksi inbreng tersebut merupakan transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali dimana pemegang saham pengendali (ultimate shareholder) dari BRI, PT Pegadaian (Persero) dan PT Permodalan Nasional Madani adalah Pemerintah Republik Indonesia. Oleh karena itu, transaksi tersebut diperlakukan berdasarkan metode penyatuan kepemilikan sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) No. 338, “Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali”. The inbreng transaction is in accordance with the Deed of Transfer of Rights to Shares of the Republic of Indonesia for both the Company (Persero) PT Pegadaian, and PT Permodalan Nasional Madani and in relation to the assitional investment in the company (Persero) PT Bank Rakyat Indonesia Tbk by the Republic of Indonesia No. 13 dated September 13, 2021, Notary Fathiah Helmi, S.H., for the Inbreng Transaction is a business combination transaction of entities under common control in which the ultimate shareholder of BRI, PT Pegadaian (Persero) and PT Permodalan Nasional Madani is the Government of the Republic of Indonesia. Therefore, the transaction is treated based on the pooling of interest method in accordance with Statement of Financial Accounting Standards (“SFAS”) No. 338, “Business Combination of Entities Under Common Control”. Perbedaan antara jumlah imbalan yang dialihkan dan jumlah tercatat investasi yang diperoleh dari transaksi ini dicatat dalam akun “Tambahan Modal Disetor” pada bagian ekuitas, dengan rincian sebagai berikut: The difference between the nominal of investment and carrying amount of investment from this transaction is recorded in “Additional paid-in capital” in equity section as follows: Jumlah tercatat Jumlah tercatat investasi investasi sebelumnya/ akibat merger/ Tambahan modal Carrying amount Carrying amount disetor/ of previous of investment Additional investment due to merger paid-in capital PNM 6.100.068 6.073.819 26.249 PNM Pegadaian 48.670.528 25.326.438 23.344.090 Pegadaian Jumlah 54.770.596 31.400.257 23.370.339 Total Jumlah imbalan yang dialihkan sesuai dengan hasil nilai wajar dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Suwendho Rinaldy dan Rekan, sesuai dengan laporan No. 00244/2.005902/BS/07/0242/1/VI/2021 tanggal 30 Juni 2021 dan No. 00245/2.0059-02/BS/07/0242/1/VI/ 2021 tanggal 30 Juni 2021. The nominal amount of investment transferred is in accordance with the fair value result from the External Independent Appraisal (KJPP) Suwendho Rinaldy and Partners, in accordance with report No. 00244/2.0059-02/BS/07/0242/1/ VI/2021 dated June 30, 2021 and No. 00245/ 2.0059-02/BS/07/0242/1/VI/2021 dated June 30, 2021.
RkJQdWJsaXNoZXIy NTM2MDQ5