2024 dibandingkan dengan tahun yang 2023 sebesar 24,20%. Hal ini memberikan kontribusi terhadap pencapaian CASA BRI sebesar 67,61%. Melalui strategi fokus pada pengelolaan giro operasional perusahaan, diperoleh ratas harian giro dan kualitas /komposisi CASA yang lebih baik terhadap total simpanan. Strategi Bisnis Sindikasi dan Jasa Lembaga Keuangan Non Bank Tahun 2024 Banyaknya konglomerasi dan pelaku usaha yang menahan ekspansi bisnisnya pada periode awal tahun 2024 sebagai respon yang menggambarkan keraguan terhadap keberlangsungan iklim bisnis di Indonesia, telah berdampak pada keterlambatan pertumbuhan bisnis secara keseluruhan. Oleh karena itu, penyaluran kredit korporasi secara selektif pada proyek-proyek prioritas salah satunya pada proyek Infrastruktur, perkebunan, dan proyek hilirisasi tambang yang dianggap memiliki dampak turunan bisnis/value chain yang kuat merupakan strategi yang tepat untuk mencapai target pertumbuhan asset kredit sindikasi dan fee based income. Untuk mendukung strategi tersebut, peningkatan kapabilitas dan kompetensi individu relationship business manager di bisnis sindikasi terhadap profil bisnis korporasi serta pembiayaan dengan skema Green Loan melalui structuring sesuai standard Asia Pacific Loan Market Association/ APLMA telah mendorong fungsi arranger dan keagenan dalam menangkap peluang bisnis, memperluas jaringan, serta meningkatkan efisiensi transaksi secara keseluruhan. Sedangkan, untuk bisnis jasa lembaga keuangan non-bank, lebih fokus pada peningkatan wallet share BRI di bisnis IKNB melalui penguasaan ekosistem dan ekspansi bisnis pada 10 top tier perusahaan di masing-masing industri yaitu multifinance, asuransi, modal ventura, sekuritas, pegadaian, lembaga keuangan khusus, fintech, dana pensiun, dan DPLK Keunggulan Kompetitif dan Inovasi Bisnis Sindikasi dan Jasa Lembaga Keuangan Non Bank Melalui kemampuan melakukan arrangement dengan perbankan nasional maupun internasional di tingkat regional ASEAN serta kecepatan dan ketepatan layanan dalam melakukan deal dan keagenan, merupakan keunggulan kompetitif bagi pengembangan bisnis sindikasi BRI. Selain itu, melalui digitalisasi proses bisnis internal di fungsi keagenan BRI dan memperluas kerjasama keagenan dengan nasabah korporat eksisting merupakan bentuk inovasi untuk mengembangan bisnis sindikasi BRI. Di bisnis jasa lembaga keuangan non-bank, penyediaan solusi keuangan yang lengkap dengan layanan yang fokus untuk memenuhi kebutuhan transaksi khusus di ekosistem IKNB menjadikan faktor keunggulan unik BRI. Dengan memperkuat transaksi dalam ekosistem, memberikan benefit bagi nasabah dalam hal efisiensi pengelolaan keuangan. Prospek Usaha dan Strategi Bisnis Sindikasi dan Jasa Lembaga Keuangan Non Bank Tahun 2025 Di tahun 2025, Divisi Sindikasi dan Jasa Lembaga Keuangan Non-Bank BRI akan menerapkan strategi pengembangan kredit sindikasi secara selektif kepada korporat yang memiliki prospek bisnis value chain hingga ke segmen ritel. Kemudian, fokus pula pada pembiayaan berkelanjutan (atau sustainable finance) yaitu jenis pembiayaan yang mengutamakan aspek Environment, Social and Governance (ESG). Sementara itu, strategi bisnis di jasa lembaga keuangan nonbank di tahun 2025 akan berfokus pada kolaborasi dan pemberian dukungan kepada BRI Group (khususnya Pegadaian, Permodalan Nasional Madani, BRI Finance, BRI Life, dan BRI Danareksa Sekuritas). Kemudian, memperluas wallet share bisnis BRI dengan cara menambah akuisisi transaksi di ekosistem pasar modal, asuransi, multifinance, modal ventura, sekuritas, pegadaian, lembaga keuangan khusus, fintech, dana pensiun, dan DPLK. Segmen Lainnya Segmen lainnya meliputi Bisnis Treasury, International Business dan Bisnis Jasa Penunjang Pasar Modal. Segmen Treasury and Global Services (TGS) BRI melingkupi tiga pilar bisnis, yaitu Treasury Business, Investment Services dan International Business termasuk di dalamnya adalah overseas channel yang terdiri dari Unit Kerja Luar Negeri (UKLN) serta Bank Representative (BR). TGS terus mengoptimalkan peran dalam hal liquidity management, profitability center, pasar modal, penyediaan bank line and korespondensi bank, jaringan BRI di luar negeri, serta solusi transaksi TGS sebagai katalis segmen lainnya. Sebagai bagian dari strategi pencapaian BRIvolution 2.0, TGS mengusung aspirasi Strong Presence of Treasury and Global Services in Southeast Asia with Sustainable Principles. Selain itu, fundamental bisnis dan aktivitas lainnya yang terus ditransformasi secara progresif semakin solid menopang kinerja segmen TGS di tengah kondisi geopolitik dan ekonomi global yang cukup dinamis di tahun 2024. RINGKASAN KINERJA DIREKTORAT TREASURY AND GLOBAL SERVICE 236 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Analisis dan Pembahasan Manajemen atas Kinerja Bank
RkJQdWJsaXNoZXIy NTM2MDQ5