Laporan Tahunan 2024

The original consolidated financial statements included herein are in the Indonesian language. PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2024 and for the Year Then Ended (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated) 384 49. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 49. ADDITIONAL INFORMATION (continued) l. Rasio Giro Wajib Minimum (GWM) (lanjutan) l. The Minimum Statutory Reserve (GWM) (continued) Dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, Bank Indonesia menetapkan dan melaksanakan kebijakan makroprudensial melalui upaya mendorong intermediasi yang seimbang, berkualitas, dan berkelanjutan, memitigasi dan mengelola risiko sistemik, serta meningkatkan inklusi ekonomi, inklusi keuangan, dan keuangan berkelanjutan sesuai Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 11 Tahun 2023 tanggal 18 September 2023 tentang Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial, sebagaimana diatur lebih lanjut melalui PADG No. 11 Tahun 2023 tanggal 27 September 2023 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pelaksanaan Kebijakan Insentif Likuiditas Makropudensial (PADG KLM). In supporting sustainable economic growth, Bank Indonesia determines and implements macroprudential policies through efforts to encourage balanced, quality, and sustainable intermediation, mitigate and manage systemic risks, and increase economic inclusion, financial inclusion and sustainable finance in accordance with Bank Indonesia Regulation (PBI) No. 11 of Year 2023 dated September 18, 2023 concerning the Macroprudential Liquidity Incentive Policy, as further regulated through PADG No. 11 Year of 2023 dated September 27, 2023 concerning Implementing Regulations for Implementing the Macropudential Liquidity Incentive Policy (PADG KLM). Rasio Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM) dihitung sesuai dengan PBI No. 24/16/PBI/2022 tanggal 31 Oktober 2022 tentang Rasio Intermediasi Makroprudensial dan Penyangga Likuiditas Makroprudensial bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) No. 18 Tahun 2023 tanggal 29 November 2023. The Macroprudential Liquidity Buffer Ratio (PLM) is calculated through PBI No. 24/16/PBI/2022 dated October 31, 2022 concerning the Macroprudential Intermediation Ratio and Macroprudential Liquidity Buffer for Conventional Commercial Banks, Islamic Commercial Banks, and Islamic Business Units Regulation of Members of the Board of Governors (PADG) No. 18 Year 2023 dated November 29, 2023. Pemenuhan rasio-rasio tersebut di atas masingmasing ditentukan sebesar sebagai berikut: The calculation of GWM ratio is determined as follows: 31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/ December 31, 2024 December 31, 2023 Rupiah Rupiah GWM Primer 5,00% 6,05% Primary GWM (i) GWM secara harian 0,00% 0,00% (i) GWM daily (ii) GWM secara rata-rata*) 5,00% 6,05% (ii) GWM average*) Penyangga Likuiditas Macroprudential Liquidity Makroprudensial (PLM) 5,00% 5,00% Buffer Ratio(PLM) Mata uang asing 4,00% 4,00% Foreign currency (i) GWM secara harian 2,00% 2,00% (i) GWM daily (ii) GWM secara rata-rata 2,00% 2,00% (ii) GWM average

RkJQdWJsaXNoZXIy NTM2MDQ5