Laporan Tahunan 2024

The original consolidated financial statements included herein are in the Indonesian language. PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2024 and for the Year Then Ended (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated) 377 49. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 49. ADDITIONAL INFORMATION (continued) b. Informasi Penting Lainnya Kredit yang Diberikan (lanjutan) b. Other Significant Information Loans (continued) 4) Rasio-rasio 4) Ratios a. Rasio Non-Performing Loan (NPL) BRI (entitas induk) berdasarkan peraturan terkait adalah sebesar 2,94% dan 3,12% masing-masing pada tanggaltanggal 31 Desember 2024 dan 2023. Sedangkan rasio NPL neto BRI (entitas induk) adalah sebesar 0,75% dan 0,76% masing-masing pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023. Total kredit yang digunakan dalam perhitungan NPL ini tidak termasuk nilai tercatat kredit yang diberikan ke Bank lain, sesuai dengan SEOJK No. 9/SEOJK.03/2020 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank Umum Konvensional. a. The ratios of non-performing loans (NPL) BRI (parent entity) based on related regulation are 2.94% and 3.12% as of December 31, 2024 and 2023, respectively. While the ratios of BRI’s (parent entity) non-performing loans (NPL) - net are 0.75% and 0.76% as of December 31, 2024 and 2023, respectively. The total credit used in calculating NPL excludes the carrying amount of loan disbursed to other banks, as in accordance with SEOJK No. 9/SEOJK.03/2020 regarding Transparency and Publication of the Report of Conventional Commercial Bank. b. Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan BRI adalah sebesar 55,43% dan 58,55% masing-masing pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023. b. The ratio of small business loans to total loans provided by BRI was 55.43% and 58.55% as of December 31, 2024 and 2023, respectively. Termasuk dalam saldo cadangan kerugian penurunan nilai BRI (entitas induk) adalah cadangan kerugian untuk daerah yang masih dikategorikan sebagai daerah rawan bencana atau yang pernah mengalami bencana sebesar Rp132.489 dan Rp108.286 dengan nilai tercatat sebesar Rp1.260.407 dan Rp1.130.368 masingmasing pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023. Included in the balance of allowance for impairment losses of BRI (parent entity) are reserves for losses for areas that are still categorized as disaster-prone areas or that have experienced disasters amounted Rp132,489 and Rp108,286 with the carrying value amounted to Rp1,260,407 and Rp1,130,368 as of December 31, 2024 and 2023, respectively. Jumlah minimum Penyisihan Penilaian Kualitas Aset kredit yang diberikan BRI (Entitas Induk), yang wajib dibentuk sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 40/POJK.03/2019 tanggal 19 Desember 2019 (Catatan 2e) adalah sebesar Rp41.253.476 dan Rp43.526.965 masingmasing pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023. The minimum allowance for assets quality assessment on loan provided by BRI (Parent Entity), which must be established in accordance with Financial Services Authority Regulation (POJK) No. 40/POJK.03/2019 dated December 19, 2019 (Note 2e) amounted to Rp41,253,476 and Rp43,526,965 as of December 31, 2024 and 2023, respectively.

RkJQdWJsaXNoZXIy NTM2MDQ5